[ Kajian Evermos ] Hadis Muamalah 017 : Penimbunan Barang dan Transaksi Tashriyah

Kajian kali ini melanjutkan pembahasan hadis dari kitab Bulugh al-Maram min Adillatil Ahkam, karya al-Hafizh Ibn Hajar al-‘Asqalani, chapter: Jual-Beli (Buyu’).

Hadis yang dibahas utamanya adalah:

وَعَنْ مَعْمَرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ – رضي الله عنه – عَنْ رَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ: «لَا يَحْتَكِرُ إِلَّا خَاطِئٌ». رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

Dari Ma’mar bin ‘Abdillah RA, dari Rasulullah SAW, bahwa beliau bersabda, “Tidak akan melakukan penimbunan (barang) kecuali pendosa.” Riwayat Muslim.  

Serta hadis:

وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رضي الله عنه – عَنِ النَّبِيِّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ: «لَا تَصُرُّوا الْإِبِلَ وَالْغَنَمَ، فَمَنِ ابْتَاعَهَا بَعْدُ فَإِنَّهُ بِخَيْرِ النَّظَرَيْنِ بَعْدَ أَنْ يَحْلُبَهَا، إِنْ شَاءَ أَمْسَكَهَا، وَإِنْ شَاءَ رَدَّهَا وَصَاعًا مِنْ تَمْرٍ». مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ. وَلِمُسْلِمٍ: «فَهُوَ بِالْخِيَارِ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ». وَفِي رِوَايَةٍ لَهُ عَلَّقَهَا – الْبُخَارِيُّ: «رَدَّ مَعَهَا صَاعًا مِنْ طَعَامٍ، لَا سَمْرَاءَ». قَالَ الْبُخَارِيُّ: وَالتَّمْرُ أَكْثَرُ.

Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi SAW, bahwa beliau bersabda, “Janganlah menahan susu unta dan kambing. Siapa yang membelinya maka ia boleh memilih yang lebih baik antara dua hal, setelah ia memerah susunya, yaitu jika ia mau, ia boleh menahan hewan tersebut, dan jika tidak mau, maka ia boleh mengembalikannya bersama satu sha’ kurma.” Muttafaq ‘alaih. Menurut riwayat Imam Muslim: “Dia boleh memilih selama tiga hari.” Dalam riwayat al-Bukhari secara mu’allaq: “Ia mengembalikannya beserta satu sha’ makanan tanpa gandum.” Al-Bukhari berkata, “Dan (riwayat penyebutan) kurma itu lebih banyak.”

Selamat menyimak.

Pemateri: Kang Adni Kurniawan, Lc., M.M. (Head of Sharia Advisory Evermos)