Usia Muda Jadi Kesempatan Mas Irfan Membangun Bisnis: Apparel, Perlengkapan Tidur Bayi, hingga Kuliner

Meski telah bekerja sebagai PNS, Mas Irfan tetap memiliki semangat untuk berbisnis. Beliau mendirikan satu brand yakni Nucleus yang saat ini berfokus menjual produk perlengkapan bayi. Usaha tersebut berhasil diminati oleh para customer dan kini Mas Irfan juga merambah ke bisnis lain. Beliau berharap, bisnis yang ia bangun saat ini bisa jadi bekal beliau saat pensiun dan tentunya bermanfaat pula untuk orang lain.

 

Kilas Balik Perjalanan Nucleus

Mas Irfan mengaku baru sekitar 2-3 tahun menetap di Bandung. Beliau sebenarnya memang asli Jawa Barat, tetapi merantau ke Kupang, NTT. Di sana, pada tahun 2018 beliau mendirikan brand Nucleus yang menjual apparel. Beliau mengaku memproduksi kaos dengan bahan baku dari Bandung, sedangkan proses produksi memang di sana. Brand tersebut sudah berhasil mendapat HAKI dan cukup laris di pasar lokal. Namun, bisnis tersebut harus dihentikan karena Mas Irfan harus pindah kerja ke Jawa Barat.

Sebelum pindah ke Bandung, Jawa Barat, Mas Irfan berpikir mengenai bisnis apa yang sekiranya prospektif di Bandung. Menurutnya, jika masih ingin lanjut bisnis apparel, di Bandung sudah terlalu banyak saingan. Kemudian, beliau menemukan ide untuk bisnis perlengkapan bayi yang kebetulan ada salah satu kerabat beliau yang bisa memproduksi perlengkapan bayi tersebut. Dari situ, beliau bekerja sama dengan kerabatnya tersebut untuk menjual berbagai perlengkapan bayi, terutama kasur dengan brand Nucleus. 

 

Bukan Hanya Nucleus, Kini Mas Irfan Merambah ke Bisnis Kuliner

Saat ini bisnis Nucleus sedang mengalami kendala terkait produksi karena Mas Irfan dan kerabatnya memiliki kesibukan lain sehingga kurang fokus pada Nucleus. Meski begitu, beliau tetap semangat untuk melanjutkan bisnis Nucleus yang saat ini sudah memiliki banyak reseller dan pelanggan. Di sisi lain, saat ini beliau juga tengah merintis bisnis lain di bidang kuliner sembari mencari solusi untuk memperbaiki manajemen Nucleus. 

Usia Muda Jadi Kesempatan Mas Irfan Membangun Bisnis: Apparel, Perlengkapan Tidur Bayi, hingga Kuliner

Nucleus Berhasil Jadi Brand Juara di Evermos

Awal mulanya, Nucleus hanya menjual produk berdasarkan pesanan customer, namun seiring berjalannya waktu, Mas Irfan memutuskan untuk gabung dengan Evermos untuk jadi vendor. Produk Nucleus memiliki prospek yang sangat bagus karena saat ini belum banyak produk serupa di Evermos. Karena itu, penjualan produk Nucleus di Evermos itu sangat bagus dan banyak reseller yang tertarik untuk menjual kembali produk tersebut sehingga berhasil menjadi brand juara. 

Keberhasilan Nucleus jadi brand juara tentu tidak lepas dari peran Mas Irfan yang berusaha memberikan produk terbaik kepada para customer. Beliau mengungkapkan, harga produknya memang tergolong agak mahal tetapi worth it dengan kualitas yang diberikan. Karena itu, beliau tidak ragu untuk terus menjual produk tersebut dan tentunya akan selalu memberikan produk dan pelayanan yang terbaik kepada para customer. 

 

Nucleus, Berikan Dampak Positif untuk Mas Irfan Maupun Karyawan

Kehadiran Nucleus tentu memberikan dampak positif terutama dari segi finansial, bukan hanya untuk Mas Irfan sendiri, tetapi juga para karyawan maupun reseller. Saat ini memang Nucleus masih tergolong home industry dengan jumlah karyawan sekitar 6 orang. Hal ini menunjukkan bahwa melalui Nucleus, Mas Irfan bisa membuka lowongan pekerjaan dan kesempatan untuk orang-orang menjadi karyawan atau reseller sehingga mereka bisa memperoleh pendapatan. 

 

Solusi Mas Irfan Menghadapi Berbagai Tantangan Selama Berbisnis

Selama berbisnis pastinya Mas Irfan pernah menghadapi berbagai tantangan dan masalah, salah satunya perihal produksi. Saat ini produksi produk Nucleus memang sedang terhambat karena ada beberapa hal. Hal ini tentunya berdampak terhadap penjualan. Nucleus yang sebelumnya selalu mendapat penilaian bagus jadi kena penalti karena terlambat pengiriman. Keterlambatan pengiriman tersebut memang bukan sepenuhnya karena proses produksi Nucleus yang terhambat, tetapi juga masalah ekspedisi. Meski begitu, Mas Irfan tetap berusaha menyelesaikan masalah tersebut bahkan hingga melacak sampai mana barang tersebut ada. Di sisi lain, beliau juga menyadari proses produksi yang terhambat juga berpengaruh terhadap stok produk  sehingga beliau mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut dengan mencari tempat jasa pembuatan perlengkapan bayi.

 

Harapan Mas Irfan ke Depan

Sebagai owner, Mas Irfan ingin Nucleus bisa bertahan dan berkembang. Selain itu, beliau juga ingin Nucleus tidak hanya membidangi satu jenis produk tetapi juga berbagai macam produk maupun jasa. Menurutnya, berbisnis tidak ada yang instan sehingga sebagai entrepreneur kita harus menjaga semangat, tetap bertahan, dan memikirkan cara agar usaha yang telah digeluti tidak gulung tikar. Karena itu, Mas Irfan selalu berusaha untuk selalu belajar, berinovasi, dan memikirkan strategi untuk mencoba merintis bisnis di bidang lainnya.

 

Tips Berbisnis dari Mas Irfan: Harus Banyak Belajar

Pengalaman Mas Irfan dalam berbisnis yang cukup lama memberikan banyak ilmu baru. Saat menceritakan pengalamannya berbisnis kepada tim Evermos, beliau juga berbagi tips dalam berbisnis. Menurutnya, saat berbisnis kita perlu kreatif dan berani mem-branding usaha kita. Beliau mengaku sering mengkolaborasikan nama brand miliknya dengan brand asli produk-produk yang beliau jual. Dari situ, customer jadi mengenal brand kita dan sangat bermanfaat untuk memajukan brand kedepannya. Selain itu, menjadi pebisnis harus mau terus belajar dan berinovasi. Sebab, persaingan bisnis akan semakin ketat serta perkembangan zaman juga menuntut para pebisnis untuk belajar, berpikir kreatif, dan berinovasi agar bisnisnya bisa bertahan dan bersaing di pasaran. 

Bagikan :

Artikel Terbaru
Artikel Terkait

Kolaborasi Evermos dan PKK Pondok Pinang untuk Pemberdayaan Perempuan dan Edukasi Mengenai Kanker Serviks

Kanker serviks masih menjadi salah satu ancaman terbesar bagi kesehatan perempuan Indonesia. Berdasarkan data nasional, penyakit ini menempati posisi kedua penyebab kematian akibat kanker pada perempuan, dan sebagian besar kasus baru terdeteksi pada stadium lanjut. Kondisi ini menunjukkan masih terbatasnya akses informasi dan pemeriksaan dini bagi masyarakat, terutama di tingkat kelurahan dan komunitas lokal. Untuk

Selengkapnya »

Workshop Digital Marketing: Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan sebagai Pilar Ketangguhan Keluarga

Kudus, 20 Juli 2025 – Evermos kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas dampak sosial melalui kolaborasi dengan berbagai organisasi pemberdayaan perempuan. Kali ini, kolaborasi bersama Nasyiatul Aisyiyah (NA) Jawa Tengah berlangsung di Universitas Muhammadiyah Kudus dengan tajuk Workshop Digital Marketing: Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan Muda sebagai Pilar Ketangguhan Keluarga. Sebagai organisasi otonom Muhammadiyah yang berfokus

Selengkapnya »

Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan Muda Bersama Nasyiatul Aisyiyah

Pekalongan, 11 Mei 2025 — Langkah kolaboratif untuk memperkuat kemandirian ekonomi perempuan muda terus digaungkan oleh Evermos. Kali ini, Evermos bersama Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) melalui departemen ekonomi menghadirkan pelatihan bertema “Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan Muda” di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP). Kegiatan ini menjadi lanjutan dari sinergi positif antara Evermos dan Nasyiatul

Selengkapnya »