Cerita Mbah Suna, Kasih Ibu Sepanjang Masa

Kasih Ibu Sepanjang Masa – Namanya Mbah Suna (70th), lansia ini kami temui bertempat tinggal di Jorong Koto Tangah, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Sudah lama dia ditinggal suami, Mbah Suna pun sudah terbiasa hidup mandiri bersama putra satu-satunya, Anto (42 tahun) yang sekarang merupakan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Awalnya, Anto dirawat di Rumah Sakit Jiwa. Namun karena keterbatasan ekonomi, akhirnya Anto dipulangkan.

kasih ibu sepanjang masa

Sejak beberapa tahun lalu,  Mbah Suna menafkahi anaknya dari mencari buah pinang untuk dijual. Ya, dia sendiri yang masih harus bekerja bahkan hingga di usianya yang kian sepuh. Baginya, Anto adalah anak tersayang satu-satunya bagaimanapun kondisinya. Bersama anaknya, Mbah Suna tinggal di rumah yang sudah tidak layak huni. Dengan dinding-dinding bangunan yang banyak berlumut dan bocor yang setiap hujan membuat isi rumah kebasahan. Anto terpaksa dipasung di sebuah gubuk kayu terpisah di luar rumah. Mbah takut, sang anak kabur atau justru mengganggu ketentraman hidup tetangga-tetangganya.

Seiring terus bertambahnya usia, penyakit kifosis atau tulang punggung membungkuk Mbah yang sudah menahun itu semakin bertambah parah. Bahkan, hingga membuat Mbah sudah kesulitan berjalan dan harus mengandalkan tongkat. Karenanya juga, Mbah sudah tidak mampu lagi bekerja mencari buah pinang. Sering kali terpaksa mengharapkan ada tetangga yang  berbagi makan atau minum setidaknya sedikit untuk mereka.

Penggalangan dana untuk pengobatan Mbah Suna dan Renovasi rumahnya

kasih ibu sepanjang masa

Sedih  sekali, mendengar Mbah Suna yang sering kali menahan rasa sakit di punggung dan tulang sekujur tubuhnya itu. Dalam kondisi sakitnya ini ia masih setia merawat putranya dengan menyuapi dan bantu membersihkan sang putra. Saat diajak bicara, Mbah baru bisa mendengar jika kita menggunakan volume yang besar. Selain pendengaran, penglihatannya juga sudah kabur.

Alhamdulillah, cerita Mbah Suna yang insya Allah ikhlas menjaga sang putra seorang diri di waktu senjanya ini mampu menggerakan hati para donatur, yakni Sahabat #GemarBeramal untuk mau memberikan harapanhidup lebih baik baginya. Campaign “Membungkuk Menahun, Sementara Jaga Anak Gangguan Jiwa, Bantu Mbah Suna Agar Bisa Berobat” kini sudah berhasil memberikan dampak penyaluran dari donasi sebesar Rp24.943.592. Dana tersebut digunakan untuk biaya cek kesehatan, nutrisi, obat-obatan, cek kejiwaan anaknya, akomodasi, dan renovasi rumah.

Perjalanan pengobatan Mbah Suna dan pemeriksaan ODGJ Pak Anto

kasih ibu sepanjang masa

Mbah Suna dari rumahnya di pedalaman Sumatera Barat diantarkan ke RS di Kota terdekat untuk melakukan pemeriksaan. Tidak hanya jauh, akses perjalanan untuk sampai ke RS juga ternyata cukup sulit, karena masih banyak jalan yang belum di aspal. Adapun hasil dari pemeriksaan tersebut menunjukkan kondisi Mbah yang memiliki tekanan darah tinggi, dengan tensi darah 180, penglihatan kabur dan pendengaran juga terganggu, dan pengeroposan tukang pinggul.

Dari hasil pemeriksaan dokter tersebut, maka Mbah Suna disarankan  untuk rawat jalan, pemberian pengobatan secara rutin, dan dokter juga menyarankan untuk membelikan kalsium tulang untuk memenuhi kekurangan kalsium tulang punggung Mbah Suna.

Proses renovasi rumah Mbah Suna

Cerita Mbah Suna, Kasih Ibu Sepanjang Masa

Rumah Mbah Suna dibedah agar menjadi lebih kokoh. Renovasinya meliputi pemasangan plafon, pengecatan, juga pengisian rumah dengan peralatan-peralatan rumah tangga yang baru. Di rumah Mbah sekarang ada tambahan lemari dan kasur yang lebih empuk agar Mbah tidurnya lebih nyaman. Alhamdulillah, semoga Mbah Suna dan Sang Putra sehat-sehat yaa, bisa hidup lebih nyaman bersama. Terima kasih untuk para donatur #GemarBeramal. 

Untuk membaca artikel menarik lainnya, jangan lupa untuk mengunjungi situs website Evermos Impact.

Bagikan :

Artikel Terbaru
Artikel Terkait

Kolaborasi Evermos dan PKK Pondok Pinang untuk Pemberdayaan Perempuan dan Edukasi Mengenai Kanker Serviks

Kanker serviks masih menjadi salah satu ancaman terbesar bagi kesehatan perempuan Indonesia. Berdasarkan data nasional, penyakit ini menempati posisi kedua penyebab kematian akibat kanker pada perempuan, dan sebagian besar kasus baru terdeteksi pada stadium lanjut. Kondisi ini menunjukkan masih terbatasnya akses informasi dan pemeriksaan dini bagi masyarakat, terutama di tingkat kelurahan dan komunitas lokal. Untuk

Selengkapnya »

Workshop Digital Marketing: Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan sebagai Pilar Ketangguhan Keluarga

Kudus, 20 Juli 2025 – Evermos kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas dampak sosial melalui kolaborasi dengan berbagai organisasi pemberdayaan perempuan. Kali ini, kolaborasi bersama Nasyiatul Aisyiyah (NA) Jawa Tengah berlangsung di Universitas Muhammadiyah Kudus dengan tajuk Workshop Digital Marketing: Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan Muda sebagai Pilar Ketangguhan Keluarga. Sebagai organisasi otonom Muhammadiyah yang berfokus

Selengkapnya »

Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan Muda Bersama Nasyiatul Aisyiyah

Pekalongan, 11 Mei 2025 — Langkah kolaboratif untuk memperkuat kemandirian ekonomi perempuan muda terus digaungkan oleh Evermos. Kali ini, Evermos bersama Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) melalui departemen ekonomi menghadirkan pelatihan bertema “Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan Muda” di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP). Kegiatan ini menjadi lanjutan dari sinergi positif antara Evermos dan Nasyiatul

Selengkapnya »