Evermos Berhasil Masuk dalam Top 30 Digital Islamic Economy Startups 2024

Salaam Gateway, yang merupakan platform berita global yang meliput berbagai sektor di bidang keuangan islam, halal, dan gaya hidup islami telah merilis daftar perdana “Top 30 Digital Islamic Economy Startups 2024”. Daftar ini menampilkan para startup berbasis digital yang Muslim-friendly platforms di berbagai sektor, seperti fintech, media, travel, dan fashion. Evermos merupakan salah satu platform dari Indonesia yang berhasil masuk dalam daftar tersebut. Hal ini tentu menjadi suatu kebanggaan bagi Evermos mengingat daftar tersebut dipilih dari seluruh dunia.  

Salam Gateway menyoroti pertumbuhan startup di bidang keuangan, halal, dan gaya hidup islami dan menjadi tolok ukur untuk pertumbuhan yang berkelanjutan. Top 30 Digital Islamic Economy Startups menampilkan 30 startup Muslim-friendly dari berbagai negara yang terbukti kuat secara model bisnis dan memiliki dampak sosial. Daftar tersebut disusun setelah melalui penelitian dan analisis ekstensif terhadap pelaku usaha berbasi Islam di seluruh dunia yang menawarkan produk kepada konsumen. Kriteria yang dinilai meliputi Islamic Positioning, pendanaan agregat, jumlah pegawai, web traffic rank, dan penyebutan media. 

Evermos berhasil menjadi startup ke-2 dari 3 startup Indonesia yang berhasil masuk dalam daftar tersebut di kategori all sectors sekaligus meraih urutan ke-7 dari 30 startup yang terpilih. Dua startup lain tersebut di antaranya Hijra (Alami Sharia) dan Kita Bisa. Evermos yang merupakan platform social commerce yang menghubungkan brand lokal halal dengan para reseller, yang mana kurang lebih 80%-nya perempuan. Evermos juga mengintegrasikan sistem online dan offline serta bisnis bisnis dan keuangannya dijalankan sesuai syariah. Pada Mei 2023, Evermos juga mendapat pendanaan lebih dari USD 30 juta dalam putaran pendanaan Seri C yang dipimpin oleh International Finance Corporation (IFC). 

Ini yang menjadikan Salam Gateway memandang Evermos layak termasuk dalam salah satu platform yang Top 30 Digital Islamic Economy Startups. Keberhasilan ini   membuktikan bahwa Evermos mengalami pertumbuhan pesat dan mendapatkan perhatian terutama di pasar Muslim, serta dapat memberikan dampak sosial yang berkelanjutan. 

 

Bagikan :

Artikel Terbaru
Artikel Terkait

Kolaborasi Evermos dan PKK Pondok Pinang untuk Pemberdayaan Perempuan dan Edukasi Mengenai Kanker Serviks

Kanker serviks masih menjadi salah satu ancaman terbesar bagi kesehatan perempuan Indonesia. Berdasarkan data nasional, penyakit ini menempati posisi kedua penyebab kematian akibat kanker pada perempuan, dan sebagian besar kasus baru terdeteksi pada stadium lanjut. Kondisi ini menunjukkan masih terbatasnya akses informasi dan pemeriksaan dini bagi masyarakat, terutama di tingkat kelurahan dan komunitas lokal. Untuk

Selengkapnya »

Workshop Digital Marketing: Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan sebagai Pilar Ketangguhan Keluarga

Kudus, 20 Juli 2025 – Evermos kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas dampak sosial melalui kolaborasi dengan berbagai organisasi pemberdayaan perempuan. Kali ini, kolaborasi bersama Nasyiatul Aisyiyah (NA) Jawa Tengah berlangsung di Universitas Muhammadiyah Kudus dengan tajuk Workshop Digital Marketing: Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan Muda sebagai Pilar Ketangguhan Keluarga. Sebagai organisasi otonom Muhammadiyah yang berfokus

Selengkapnya »

Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan Muda Bersama Nasyiatul Aisyiyah

Pekalongan, 11 Mei 2025 — Langkah kolaboratif untuk memperkuat kemandirian ekonomi perempuan muda terus digaungkan oleh Evermos. Kali ini, Evermos bersama Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) melalui departemen ekonomi menghadirkan pelatihan bertema “Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan Muda” di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP). Kegiatan ini menjadi lanjutan dari sinergi positif antara Evermos dan Nasyiatul

Selengkapnya »