Evermos Berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan ILO Jakarta Memberdayakan Tenaga Kerja Mandiri melalui Pelatihan Digitalisasi Usaha

Evermos kembali menegaskan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat Indonesia melalui kolaborasi strategis bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan International Labour Organization (ILO) Jakarta. Dalam menghadapi tantangan ekonomi dan tingginya angka pengangguran, kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting untuk menciptakan lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat agar tetap kompetitif. Perubahan lanskap pekerjaan yang semakin bergeser ke arah digital menuntut setiap individu untuk menguasai keterampilan yang relevan, terutama dalam bidang pemasaran online.

Pelatihan Khusus untuk Tenaga Kerja Mandiri

Program pelatihan yang dilaksanakan pada tanggal 3 Juli 2025, diikuti oleh para peserta Tenaga Kerja Mandiri (TKM) yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Ditjen Binapenta & PKK) Kementerian Ketenagakerjaan RI. Kegiatan ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam menjalankan usaha berbasis digital. Materi yang diberikan mencakup pengenalan produk, strategi pemasaran online, manajemen pesanan, hingga pelayanan pelanggan agar para peserta dapat memahami seluruh proses bisnis secara menyeluruh.

Evermos Berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan ILO Jakarta Memberdayakan Tenaga Kerja Mandiri melalui Pelatihan Digitalisasi Usaha

Evermos menghadirkan pemateri berpengalaman, yaitu Darajati Esky selaku Asst. Training Manager Evermos dan Ripan Karlianto, Motivator dari MARK Institute. Dengan penyampaian yang interaktif, para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman langsung yang dapat diaplikasikan dalam usaha mereka sehari-hari.

Peran Strategis ILO Jakarta dan Kementerian Ketenagakerjaan

Kementerian Ketenagakerjaan RI melalui Ditjen Binapenta & PKK terus berupaya memperluas kesempatan kerja sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Sementara itu, ILO Jakarta melalui program Promise II Impact memberikan dukungan dalam memperkuat sektor keuangan inklusif bagi UMKM Indonesia dan mendorong pemanfaatan teknologi digital di masa pascapandemi. Kehadiran kedua lembaga ini dalam program pelatihan semakin memperkuat sinergi lintas sektor yang bertujuan menciptakan solusi berkelanjutan untuk mengatasi pengangguran sekaligus meningkatkan daya saing masyarakat di era digital.

Evermos Berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan ILO Jakarta Memberdayakan Tenaga Kerja Mandiri melalui Pelatihan Digitalisasi Usaha

Evermos sebagai Solusi Pemberdayaan Ekonomi

Sebagai platform reseller terbesar di Indonesia, Evermos melihat peluang besar dalam membuka akses usaha digital bagi masyarakat luas. Model bisnis reseller online yang ditawarkan menghadirkan fleksibilitas waktu, kebutuhan modal yang terjangkau, dan jangkauan pasar yang lebih luas. Dengan ekosistem gotong-royong yang dimiliki, Evermos telah membantu ratusan ribu reseller memperoleh penghasilan tambahan bahkan membangun usaha yang berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, peserta Tenaga Kerja Mandiri tidak hanya dibekali pengetahuan, tetapi juga diberikan akses nyata untuk memulai perjalanan bisnis mereka bersama Evermos.

Dampak yang Diharapkan

Melalui pelaksanaan program ini, Evermos bersama Kementerian Ketenagakerjaan dan ILO Jakarta berharap dapat memperkenalkan platform Evermos sebagai medium yang membuka peluang usaha baru, membekali peserta dengan keterampilan relevan untuk berjualan online, serta memperluas jejaring kolaborasi guna memberdayakan lebih banyak masyarakat. Kehadiran pelatihan ini juga menjadi bukti nyata bagaimana ekonomi gotong-royong dapat menciptakan dampak yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang.

Menuju Ekonomi Digital yang Inklusif

Kolaborasi antara Evermos, Kementerian Ketenagakerjaan RI, dan ILO Jakarta menjadi tonggak penting dalam mendorong penciptaan lapangan kerja baru berbasis digital. Dengan semangat kebersamaan, program ini menunjukkan bahwa transformasi digital tidak hanya mampu mengatasi tantangan pengangguran, tetapi juga memperkuat UMKM Indonesia agar semakin berdaya dan mandiri di tengah perubahan ekonomi global.

Bagikan :

Artikel Terbaru
Artikel Terkait

Kolaborasi Evermos dan PKK Pondok Pinang untuk Pemberdayaan Perempuan dan Edukasi Mengenai Kanker Serviks

Kanker serviks masih menjadi salah satu ancaman terbesar bagi kesehatan perempuan Indonesia. Berdasarkan data nasional, penyakit ini menempati posisi kedua penyebab kematian akibat kanker pada perempuan, dan sebagian besar kasus baru terdeteksi pada stadium lanjut. Kondisi ini menunjukkan masih terbatasnya akses informasi dan pemeriksaan dini bagi masyarakat, terutama di tingkat kelurahan dan komunitas lokal. Untuk

Selengkapnya »

Workshop Digital Marketing: Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan sebagai Pilar Ketangguhan Keluarga

Kudus, 20 Juli 2025 – Evermos kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas dampak sosial melalui kolaborasi dengan berbagai organisasi pemberdayaan perempuan. Kali ini, kolaborasi bersama Nasyiatul Aisyiyah (NA) Jawa Tengah berlangsung di Universitas Muhammadiyah Kudus dengan tajuk Workshop Digital Marketing: Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan Muda sebagai Pilar Ketangguhan Keluarga. Sebagai organisasi otonom Muhammadiyah yang berfokus

Selengkapnya »

Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan Muda Bersama Nasyiatul Aisyiyah

Pekalongan, 11 Mei 2025 — Langkah kolaboratif untuk memperkuat kemandirian ekonomi perempuan muda terus digaungkan oleh Evermos. Kali ini, Evermos bersama Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) melalui departemen ekonomi menghadirkan pelatihan bertema “Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan Muda” di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP). Kegiatan ini menjadi lanjutan dari sinergi positif antara Evermos dan Nasyiatul

Selengkapnya »