Evermos bersama KADIN dan Dekranasda Yogyakarta: Raih Peluang Bisnis Naik Kelas di Era Digital

Evermos sering bekerja sama dengan berbagai lembaga atau komunitas di berbagai daerah. Kali ini, Evermos berkesempatan berkolaborasi dengan KADIN (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) dan Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Yogyakarta dalam Program Pemberdayaan Perempuan dengan judul ‘Raih Peluang Bisnis Naik Kelas di Era Digital. Dalam kolaborasi ini, Evermos memberikan pelatihan kepada para ibu-ibu pelaku UMKM yang merupakan rekanan dari Wakil KADIN Yogyakarta.

Dekranasda merupakan organisasi yang menaungi peminat seni untuk mengembangkan produk kerajinan dan mengembangkan usaha tersebut yang sebagian besar berasal dari UKM. Dekranasda ada di berbagai daerah, salah satunya di Yogyakarta. Sementara KADIN adalah organisasi para pengusaha/pebisnis di Indonesia. KADIN berperan sebagai perwakilan suara dari dunia usaha dalam pembuatan dan implementasi kebijakan ekonomi di Indonesia. Sama halnya Dekranasda, KADIN juga tersebar di berbagai daerah. Ini menjadi kesempatan Evermos untuk bekerja sama dengan Dekranasda maupun KADIN untuk mengadakan program pemberdayaan perempuan.

Evermos bersama KADIN dan Dekranasda Yogyakarta: Raih Peluang Bisnis Naik Kelas di Era Digital

Kolaborasi antara Evermos dan Dekranasda serta KADIN dilaksanakan pada Jumat, 8 Maret 2024 di Griya UMKM, Kota Yogyakarta dengan Ibu-ibu pelaku UMKM sebagai peserta. Selama acara, Amri Dzul Fajri yang merupakan Trainer Evermos yang hadir sebagai narasumber memberikan pelatihan kepada para peserta mengenai peluang bisnis di era digital. Di masa serba digital ini, bisnis memiliki banyak peluang untuk berkembang. Karena itu, para pelaku UMKM harus bisa memahami dan memanfaatkan peluang yang ada agar UMKM-nya naik kelas dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia. Salah satunya dengan menggunakan channel penjualan online untuk memperluas pasar. Selain itu, para peserta juga diberikan edukasi mengenai cara memulai bisnis online, meningkatkan keuntungan, dan menghadapi tantangan. Tak hanya itu saja, para peserta juga diajari cara menggunakan WhatsApp Business yang merupakan salah satu channel penjualan online. 

Evermos bersama KADIN dan Dekranasda Yogyakarta: Raih Peluang Bisnis Naik Kelas di Era Digital

Adanya acara ini, Evermos berharap para peserta semakin aware dan memaksimalkan peluang berbisnis online untuk memperluas jangkauan bisnis dan meningkatkan penjualan. Dengan begitu, para pelaku UMKM semakin tumbuh dan berkembang yang mana tentu akan mendongkrak perekonomian Indonesia, sesuai dengan harapan Evermos. 

Bagikan :

Artikel Terkait

Bergerak Bersama, Saling Menguatkan: Evermos Impact dan Ibu2Ngabring Dorong Pemberdayaan Perempuan melalui Zumba

Pemberdayaan perempuan menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan ruang yang mendukung perempuan untuk terus bertumbuh, membangun koneksi, dan menjaga keseimbangan dalam menjalani berbagai peran. Upaya tersebut tidak selalu hadir melalui kegiatan yang bersifat edukatif atau pengembangan kapasitas, tetapi juga dapat dimulai dari ruang sederhana yang memungkinkan perempuan berinteraksi, beraktivitas, dan saling memberikan dukungan. Pada

Selengkapnya »

Evermos Impact, Heiji, dan Komunitas Balad Bunda Berkolaborasi Dorong Pemberdayaan Perempuan melalui Urun Ramai

Bandung, 29 Agustus 2026 — Dalam semangat kemerdekaan, Evermos Impact bersama Heiji berkolaborasi dengan Balad Bunda menghadirkan Urun Ramai, sebuah kegiatan yang mengajak perempuan untuk bertemu, bermain, dan membangun relasi dalam suasana yang penuh kebersamaan. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026 di 150 Coffee Garden, Bandung, dan terbuka untuk peserta umum. Urun Ramai

Selengkapnya »

Kolaborasi Evermos dan PKK Pondok Pinang untuk Pemberdayaan Perempuan dan Edukasi Mengenai Kanker Serviks

Kanker serviks masih menjadi salah satu ancaman terbesar bagi kesehatan perempuan Indonesia. Berdasarkan data nasional, penyakit ini menempati posisi kedua penyebab kematian akibat kanker pada perempuan, dan sebagian besar kasus baru terdeteksi pada stadium lanjut. Kondisi ini menunjukkan masih terbatasnya akses informasi dan pemeriksaan dini bagi masyarakat, terutama di tingkat kelurahan dan komunitas lokal. Untuk

Selengkapnya »