Nebeng Kopdar Bersama Novrisky Yuska: Edukasi Pengenalan Obat Tradisional di Indonesia

Pengenalan Obat Tradisional di Indonesia – Menurut WHO, banyak dari masyarakat dan budaya tertentu yang memiliki pengetahuan akan obat tradisional. Berdasarkan informasi dari BPOM, ada jutaan tanaman obat di Indonesia. Dimungkinkan ada 30.000 spesies tanaman obat yang tumbuh di Indonesia. Meskipun demikian, pemanfaatannya belum dimaksimalkan. Ada sekitar 9600 spesies tanaman obat yang masih belum dioptimalkan penggunaannya. Dengan begitu bisa dikatakan bahwa meskipun negara kita menghasilkan banyak tumbuhan obat, tapi orang Indonesia sendiri masih awam dengan hal tersebut. Karena minimnya pengetahuan orang Indonesia terhadap obat, dilakukanlah program Nebeng Kopdar yang dilakukan oleh KORI (Koordinator Reseller Indonesia Evermos) yang mendatangkan ahli obat herbal yaitu Novrisky Yuska. Acara Nebeng Kopdar ini telah dilakukan pada 9 Agustus 2022 tepatnya di Kampung Batu, Baleendah, Kabupaten Bandung. Acara dimulai pada jam 13.00 WIB dan diakhiri pada jam 15.00 WIB. 

Tujuan dari Nebeng Kopdar dengan mendatangkan Novrisky Yuksa adalah mengedukasi para KORI yang bergabung dengan Evermos agar lebih melek lagi tentang obat tradisional Indonesia. Obat tradisional sendiri adalah obat yang berasal dari alam yang diracik secara turun-temurun untuk mengobati penyakit tertentu. Karena berasal dari alam, kita bisa memanfaatkannya dengan baik. Selain itu, terdapat definisi lain terhadap obat herbal. Berdasarkan UU Kesehatan RI No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan dan Sediaan Farmasi, kata obat tradisional mengacu pada campuran bahan-bahan yang berasal dari alam yang digunakan untuk mencegah dan mengobati suatu penyakit. 

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat obat tradisional ternyata bukanlah tumbuhan semata. Ada beberapa bahan lain yang bisa digunakan untuk membuat obat tradisional. Bahan-bahan tersebut adalah hewan, mineral, campuran dari kedua bahan tersebut dan lain sebagainya. Lantas apa sajakah jenis obat tradisional yang dikonsumsi di Indonesia? Jenis obat tradisional di Indonesia ada tiga yaitu jamu, Obat Herbal Terstandar (OHT), dan Fitofarmaka. 

Untuk mendukung pengoptimalan obat tradisional di Indonesia, beberapa pihak sudah mengupayakan berbagai usaha. Seperti contohnya Kementrian Kesehatan yang memberikan himbauan pada kita untuk mengonsumsi obat tradisional seperti OHT, jamu, fitofarmaka. Selain Kementrian Kesehatan, pihak lain yang mengusahakan pengoptimalan obat tradisional di Indonesia adalah BPOM. Usaha yang dilakukan adalah melakukan “Bursa Hilirisasi Inovasi Herbal Indonesia 2020” yang dilakukan pada 19-20 Februari 2020 di Balai Kartini Jakarta. 

Demikianlah informasi mengenai edukasi pengenalan obat tradisional di Indonesia dalam acara Kopdar Evermos. Semoga informasi ini dapat bermanfaat!

Bagikan :

Artikel Terbaru
Artikel Terkait

Kolaborasi Evermos dan PKK Pondok Pinang untuk Pemberdayaan Perempuan dan Edukasi Mengenai Kanker Serviks

Kanker serviks masih menjadi salah satu ancaman terbesar bagi kesehatan perempuan Indonesia. Berdasarkan data nasional, penyakit ini menempati posisi kedua penyebab kematian akibat kanker pada perempuan, dan sebagian besar kasus baru terdeteksi pada stadium lanjut. Kondisi ini menunjukkan masih terbatasnya akses informasi dan pemeriksaan dini bagi masyarakat, terutama di tingkat kelurahan dan komunitas lokal. Untuk

Selengkapnya »

Workshop Digital Marketing: Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan sebagai Pilar Ketangguhan Keluarga

Kudus, 20 Juli 2025 – Evermos kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas dampak sosial melalui kolaborasi dengan berbagai organisasi pemberdayaan perempuan. Kali ini, kolaborasi bersama Nasyiatul Aisyiyah (NA) Jawa Tengah berlangsung di Universitas Muhammadiyah Kudus dengan tajuk Workshop Digital Marketing: Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan Muda sebagai Pilar Ketangguhan Keluarga. Sebagai organisasi otonom Muhammadiyah yang berfokus

Selengkapnya »

Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan Muda Bersama Nasyiatul Aisyiyah

Pekalongan, 11 Mei 2025 — Langkah kolaboratif untuk memperkuat kemandirian ekonomi perempuan muda terus digaungkan oleh Evermos. Kali ini, Evermos bersama Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) melalui departemen ekonomi menghadirkan pelatihan bertema “Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan Muda” di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP). Kegiatan ini menjadi lanjutan dari sinergi positif antara Evermos dan Nasyiatul

Selengkapnya »