Perkembangan platform digital terus membuka peluang baru bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas pasar. Salah satu platform yang kini semakin relevan bagi UMKM adalah TikTok, yang tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga berkembang menjadi kanal penjualan melalui fitur TikTok Shop dan skema affiliate.
Melihat potensi tersebut, Evermos berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Jawa Barat (Diskuk Jabar) menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Ngulik TikTok Shop & Affiliate: Cara UMKM Jualan Lebih Ngebut di TikTok” pada Kamis, 29 Januari 2026, bertempat di Ruang Publik Diskuk Jabar, Bandung. Kegiatan ini diikuti oleh pelaku UMKM Bandung yang ingin memahami strategi berjualan online secara lebih optimal melalui ekosistem TikTok.
TikTok Shop sebagai Peluang Baru bagi UMKM
Bagi banyak UMKM, tantangan terbesar dalam berjualan online bukan hanya soal produk, tetapi juga bagaimana menjangkau audiens yang tepat. TikTok hadir dengan karakteristik konten berbasis video pendek yang mampu menjangkau pengguna secara luas dalam waktu singkat. Melalui TikTok Shop, pelaku UMKM dapat mengintegrasikan konten kreatif dengan proses transaksi secara langsung.
Dalam workshop ini, peserta diajak untuk memahami peran TikTok Shop sebagai salah satu kanal penjualan online yang relevan dengan perilaku konsumen saat ini. Tidak hanya sebagai etalase produk, TikTok Shop juga menjadi ruang untuk membangun kedekatan dengan calon pembeli melalui konten yang autentik dan relatable.
Peserta mendapatkan gambaran bahwa berjualan di TikTok tidak selalu harus dimulai dengan modal besar. Konsistensi konten, pemahaman audiens, serta pemanfaatan fitur yang tersedia menjadi kunci utama agar UMKM dapat bertumbuh secara bertahap di platform ini.
Membahas Strategi Affiliate untuk Memperluas Jangkauan
Selain TikTok Shop, sesi ini juga membahas pemanfaatan affiliate sebagai strategi kolaboratif dalam berjualan online. Skema affiliate memungkinkan UMKM bekerja sama dengan kreator atau pengguna lain untuk membantu mempromosikan produk, sehingga jangkauan pemasaran menjadi lebih luas tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar di awal.
Dalam sesi yang dibawakan oleh Dzakwan Rizaldi, peserta dikenalkan pada konsep dasar affiliate, mulai dari cara kerja, manfaat bagi UMKM, hingga bagaimana memilih affiliate yang sesuai dengan karakter brand. Peserta juga diajak memahami bahwa affiliate bukan hanya soal meningkatkan penjualan, tetapi juga membangun ekosistem kolaborasi yang saling menguntungkan.
Pendekatan ini menjadi relevan bagi UMKM yang memiliki keterbatasan sumber daya, namun ingin tetap kompetitif di ranah digital. Dengan strategi yang tepat, affiliate dapat menjadi perpanjangan tangan UMKM dalam menjangkau pasar baru.
Mengoptimalkan TikTok Shop secara Bertahap
Workshop ini tidak berhenti pada pengenalan fitur, tetapi juga membahas aspek penting dalam mengoptimalkan TikTok Shop. Peserta dibekali pemahaman dasar mengenai pengelolaan toko, pemilihan produk yang tepat, hingga pentingnya konsistensi dalam membangun kehadiran di platform.
Dzakwan Rizaldi juga menekankan pentingnya membaca performa penjualan sebagai dasar pengambilan keputusan usaha. Dengan memahami data sederhana seperti produk yang paling diminati atau konten yang paling banyak menarik interaksi, UMKM dapat melakukan penyesuaian strategi secara lebih terarah.
Pendekatan ini membantu peserta melihat bahwa proses berjualan online adalah perjalanan jangka panjang. Evaluasi dan pembelajaran berkelanjutan menjadi bagian penting agar UMKM dapat berkembang secara berkelanjutan, bukan hanya mengejar hasil instan.
Kolaborasi untuk Pemberdayaan UMKM Jawa Barat
Kolaborasi antara Evermos dan Diskuk Jabar dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong pemberdayaan UMKM di Jawa Barat. Diskuk Jabar sebagai lembaga pemerintahan memiliki peran strategis dalam membina dan memberdayakan UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya di era digital.
Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis, tetapi juga ruang belajar yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan usaha mereka. Suasana diskusi yang interaktif memungkinkan peserta untuk berbagi pengalaman, tantangan, serta peluang yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha.
Mendorong UMKM Lebih Percaya Diri di Ekosistem Digital
Kegiatan “Ngulik TikTok Shop & Affiliate” diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pelaku UMKM Bandung untuk lebih percaya diri memanfaatkan platform digital sebagai sarana pengembangan usaha. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai TikTok Shop dan affiliate, UMKM memiliki alternatif strategi penjualan yang lebih fleksibel dan adaptif.
Ke depan, diharapkan semakin banyak UMKM yang mampu mengoptimalkan potensi digital secara mandiri, membangun kolaborasi yang sehat, serta menjadikan teknologi sebagai alat untuk bertumbuh. Melalui pendekatan pemberdayaan yang berkelanjutan, UMKM tidak hanya didorong untuk bertahan, tetapi juga berkembang di tengah dinamika pasar yang terus berubah.










