Vales: Jualan di Tengah Rutinitas Karyawan

Jualan di Tengah Rutinitas Karyawan – Bekerja secara full-time sembari menjadi reseller Evermos tentu bukanlah hal mudah, kita harus bisa mengatur prioritas dan terus konsisten dalam berusaha. Tantangan ini juga dialami oleh Vales, seorang single mother asal Bandung yang juga merupakan salah satu karyawan Evermos. Ketika Vales mencoba peruntungannya untuk menjadi reseller Evermos, tentu hal ini tidak mudah. Apalagi Vales harus mengurus Hafidz, anak dia satu-satunya yang masih berumur 4.5 tahun. Seringkali dia harus memutar otak, bagaimana caranya agar pekerjaan tetap beres, anak tetap terurus dengan baik dan jualannya tetap laku. 

Sukses berjualan di tengah rutinitas sebagai karyawan adalah hal yang Vales idamkan. Sebenarnya Vales dari dari kecil sudah memiliki passion dalam berjualan, baginya berjualan adalah sarana untuk mengekspresikan diri. Sejak kecil dia sudah terbiasa berjualan dan sering mendapatkan banyak pelanggan. “Saya dari kecil suka banget ya jualan. Kayak passion gitu buat mengekspresikan diri biar ga bosen. Kalau bisa mempengaruhi orang lain buat beli produk kita itu seru”, ujar Vales.

Ketika mulai menjadi karyawan Evermos tahun 2020 lalu, Vales sebenarnya sudah mendaftar sebagai reseller Evermos, tapi masih belum melakukan usaha maksimal dalam berjualan. Dia masih belum benar-benar memahami manfaat Evermos. Kemudian, setelah menjadi karyawan dia diharuskan untuk belajar lebih banyak tentang Evermos itu sendiri.  “Setelah saya pelajari dan saya rasakan sendiri berjualan sebagai reseller, manfaat Evermos yang paling saya rasakan itu fleksibilitasnya. Fiturnya lengkap memudahkan kita untuk cari produk yang laku sampai share promosinya pun juga gampang. Buat orang yg passion jualan tapi sibuk kerja dan ngurusin anak di rumah, ini sebenarnya cocok yaa dikerjain karena memudahkan banget”, ujar Vales

Jualan di Tengah Rutinitas Karyawan

Hingga saat ini, Vales masih masih aktif berjualan sebagai reseller Evermos. Omset belasan juta tiap bulan bisa dia dapatkan. Dia bersyukur, bersama Evermos dia bisa mengekspresikan passion jualannya sambil mencari rezeki di tengah rutinitas sebagai karyawan dan mengurus anaknya. Ketika membimbing reseller, Vales sering menemui karyawan yang berjuang sambil berjualan. Tidak mudah memang, karena kita harus bisa membagi waktu, tenaga dan pikiran. Reseller harus bisa mengatur prioritasnya. Kalau misal jualannya tidak laku, tidak boleh langsung putus asa. Jatah gagal pasti ada habisnya, harus tetap sabar dan konsisten.

“Kuncinya adalah membuat prioritas dan konsisten berusaha” – Vales

Jualan di Tengah Rutinitas Karyawan

Manajemen prioritas penting agar tujuan tercapai, apalagi untuk Vales yang merupakan seorang ibu yang bekerja di kantor sambil berjualan. Biasanya Vales membagi waktu untuk jadwalnya sehari-hari, pagi sampai sore difokuskan bekerja, di tengah-tengah jam istirahat dia biasanya mengurus orderan yang masuk dan melakukan promosi di media sosial. Setelah selesai bekerja di sore hari, Vales biasanya mulai fokus untuk menghabiskan waktu bersama anak dan membersihkan rumah. Di malam hari, sambil menemani Hafidz, Vales sambil mengurus penjualan dan promosi Evermos. 

“Kita harus tentukan prioritas kita apa aja. Kita coba tentukan maksimal 3 prioritas penting di kegiatan kita sehari-hari, kalau saya itu keluarga, pekerjaan dan jualan. Sisanya itu menyesuaikan dengan jadwal ya” –  Vales.  

Selain manajemen prioritas, konsistensi juga penting untuk reseller yang juga merupakan seorang karyawan seperti Vales. Menurutnya, sering kali energi kita habis dengan berbagai kesibukan pekerjaan sehingga seringkali kita tidak konsisten berjualan. Omset penjualan yang naik turun pun sering membuat semangat jualan kita juga naik turun. Tips dari Vales, kita harus sering mencatat, mengapresiasi apa saja yang berhasil dan mengevaluasi apa saja yang kurang berhasil dalam usaha jualan kita. “Catatan ini penting biar kita konsisten, biar tetap sadar apa saja yang sudah berhasil kita jalankan dan apa yang harus kita perbaiki. ”, ujar Vales.

Itulah kisah dari Vales yang jualan di tengah rutinitas karyawan dan cara membagi waktunya patut kita teladani. Semoga kisah inspiratif ini bermanfaat!

Bagikan :

Artikel Terkait

Kolaborasi Evermos dan PKK Pondok Pinang untuk Pemberdayaan Perempuan dan Edukasi Mengenai Kanker Serviks

Kanker serviks masih menjadi salah satu ancaman terbesar bagi kesehatan perempuan Indonesia. Berdasarkan data nasional, penyakit ini menempati posisi kedua penyebab kematian akibat kanker pada perempuan, dan sebagian besar kasus baru terdeteksi pada stadium lanjut. Kondisi ini menunjukkan masih terbatasnya akses informasi dan pemeriksaan dini bagi masyarakat, terutama di tingkat kelurahan dan komunitas lokal. Untuk

Selengkapnya »

Workshop Digital Marketing: Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan sebagai Pilar Ketangguhan Keluarga

Kudus, 20 Juli 2025 – Evermos kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas dampak sosial melalui kolaborasi dengan berbagai organisasi pemberdayaan perempuan. Kali ini, kolaborasi bersama Nasyiatul Aisyiyah (NA) Jawa Tengah berlangsung di Universitas Muhammadiyah Kudus dengan tajuk Workshop Digital Marketing: Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan Muda sebagai Pilar Ketangguhan Keluarga. Sebagai organisasi otonom Muhammadiyah yang berfokus

Selengkapnya »

Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan Muda Bersama Nasyiatul Aisyiyah

Pekalongan, 11 Mei 2025 — Langkah kolaboratif untuk memperkuat kemandirian ekonomi perempuan muda terus digaungkan oleh Evermos. Kali ini, Evermos bersama Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) melalui departemen ekonomi menghadirkan pelatihan bertema “Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan Muda” di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP). Kegiatan ini menjadi lanjutan dari sinergi positif antara Evermos dan Nasyiatul

Selengkapnya »