Memiliki Gangguan Penglihatan Tak Menghalangi Bu Erita untuk Berjualan

Menyalurkan Hobi Berjualan dengan Menjadi Reseller Evermos

Bu Erita atau disapa Bu Etta merupakan seorang perempuan pekerja keras yang sehari-harinya sebagai ibu rumah tangga sambil berjualan. Beliau mengaku saat dirinya mengantar sekolah sering membawa dagangan untuk dijual. Usaha beliau semakin berkembang ketika media sosial mulai marak digunakan. Beliau sering memposting produk dagangannya ke media sosial dan ternyata mendapat banyak pelanggan dari situ. Namun, usaha ini sempat terhenti karena Bu Etta harus pindah ke Jogja pada tahun 2017. Saat pindah ke Jogja, beliau mengaku dirinya belum banyak kenal orang dan harus menghadapi masalah berupa ponsel rusak sehingga kontak yang tersimpan hilang semua. Hal ini tentu menjadi tantangan bagi beliau sebab dirinya cukup kesulitan saat mau berjualan lagi.

Kemudian, pada tahun 2018, marak muncul berbagai marketplace yang mana cukup menarik perhatian Bu Etta yang ingin berjualan online kembali. Saat itu, beliau memang tidak langsung mewujudkan keinginannya untuk berjualan. Beliau baru berjualan kembali pada tahun 2019 yang mana saat itu dirinya sudah mulai punya kenalan di tempat domisilinya yang baru. Beliau yang ingin berjualan kembali, berusaha mencari informasi tentang aplikasi jualan online, lalu bertemulah dengan Evermos. Saat itu, produk Evermos memang belum banyak seperti sekarang, tetapi ada hal yang membuat Bu Etta tertarik untuk gabung yakni menyediakan berbagai kebutuhan muslim. Beliau mengaku, saat itu juga bergabung untuk menjadi reseller Evermos meski pada saat itu harus membayar biaya pendaftaran terlebih dahulu. 

Bu Etta mengaku dirinya belajar sendiri mengenai aplikasi Evermos. Saat awal gabung jadi reseller, beliau membeli produk terlebih dahulu untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Ketika barang yang datang berkualitas bagus dan realpict, beliau mengaku semakin yakin untuk berjualan. Sejak itu, beliau rutin memposting produk ke media sosial terutama WA. Dari situ, beliau mendapat pelanggan dan jumlahnya semakin meningkat. Berkah penjualannya terus meningkat, Bu Etta mendapat tawaran untuk jadi KORI (Koordinator Reseller Indonesia) di daerah domisilinya, Bantul. 

Memiliki Gangguan Penglihatan Tak Menghalangi Bu Erita untuk Berjualan

Strategi Bu Etta Mengajak Reseller Tetap Aktif Berjualan

Saat menjadi KORI, Bu Etta berusaha sebisa mungkin untuk menjaga semangat para reseller. Beliau mengaku sering menghubungi para reseller untuk berkenalan dan bertanya mengenai keaktifan mereka berjualan. Beliau mengaku akan fokus untuk mengajak para reseller yang aktif untuk berkembang bersama dan membiarkan mereka yang memang tidak berniat untuk jualan. Bu Etta mengungkapkan, lebih baik mengoptimalkan para reseller yang sudah aktif dibanding mengurusi para reseller yang memang tidak berniat untuk aktif jualan. Beliau sering mengadakan sharing dengan mereka mengenai strategi jualan sehingga para reseller bisa menerapkan ilmu  tersebut saat berjualan. Selain itu, beliau juga sering saling berbagi ide dan konten mengenai produk yang akan mereka jual. Strategi ini cukup memberikan hasil yang baik, terbukti dengan semakin banyak reseller yang aktif berjualan. 

 

Dampak yang Dirasakan, Terbantu Secara Ekonomi

Berjualan di Evermos tentunya memberikan dampak positif untuk kehidupan Bu Etta. Selain untuk menambah kegiatan yang produktif, berjualan di Evermos tentunya bisa memberikan banyak manfaat, baik Bu Etta sendiri maupun para konsumen. Bu Etta merasa sangat terbantu secara ekonomi sejak berjualan di Evermos. Beliau mengaku pernah mendapat hadiah ponsel, logam mulia, inthebox, dan sebagainya. Karena itu, beliau merasa sangat bersyukur bisa mengenal dan bergabung menjadi bagian dari Evermos.

 

Harapan Bu Etta ke Depan

Sebagai reseller, Bu Etta berharap dirinya bisa terus semangat berjualan meski dengan kondisi tubuh ada kanker dan glaukoma. Beliau mengungkapkan kondisi dirinya yang tetap semangat berjualan meski kondisi tubuh kurang sehat menjadi motivasi untuk reseller lain untuk tetap semangat. Selain itu, beliau juga berharap Evermos semakin maju, aplikasinya semakin baik, dan tentunya memudahkan para reseller. Beliau juga berharap dirinya maupun Evermos bisa memberikan banyak manfaat untuk orang lain.

 

Tips Bisnis dari Bu Etta

Menurut Bu Etta, kita perlu meluruskan niat kita dalam berjualan. Kita harus meniatkan jualan kita sebagai ibadah. Selain itu, kita juga harus yakin bahwa Allah sudah mengatur rezeki kita sehingga kita tidak perlu merasa tersaingi oleh usaha orang lain. Kemudian, saat ada masalah atau kebijakan baru dari Evermos, kita jangan langsung down dan menyerah. Kita mungkin bisa rehat sejenak namun kita perlu segera bangkit dan mencari informasi bahwa setiap kebijakan atau masalah yang ada pasti ada jalan keluarnya. Bu Etta meyakini bahwa setiap kebijakan yang telah Evermos buat pasti bermanfaat dan telah dipertimbangkan matang-matang.

 

Kisah Bu Etta yang tetap semangat berjualan meski kondisi kesehatan kurang baik patut kita teladani. Semoga kisahnya bisa bermanfaat untuk kita semua dan bisa kita teladani.

Bagikan :

Artikel Terkait

Kolaborasi Evermos dan PKK Pondok Pinang untuk Pemberdayaan Perempuan dan Edukasi Mengenai Kanker Serviks

Kanker serviks masih menjadi salah satu ancaman terbesar bagi kesehatan perempuan Indonesia. Berdasarkan data nasional, penyakit ini menempati posisi kedua penyebab kematian akibat kanker pada perempuan, dan sebagian besar kasus baru terdeteksi pada stadium lanjut. Kondisi ini menunjukkan masih terbatasnya akses informasi dan pemeriksaan dini bagi masyarakat, terutama di tingkat kelurahan dan komunitas lokal. Untuk

Selengkapnya »

Workshop Digital Marketing: Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan sebagai Pilar Ketangguhan Keluarga

Kudus, 20 Juli 2025 – Evermos kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas dampak sosial melalui kolaborasi dengan berbagai organisasi pemberdayaan perempuan. Kali ini, kolaborasi bersama Nasyiatul Aisyiyah (NA) Jawa Tengah berlangsung di Universitas Muhammadiyah Kudus dengan tajuk Workshop Digital Marketing: Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan Muda sebagai Pilar Ketangguhan Keluarga. Sebagai organisasi otonom Muhammadiyah yang berfokus

Selengkapnya »

Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan Muda Bersama Nasyiatul Aisyiyah

Pekalongan, 11 Mei 2025 — Langkah kolaboratif untuk memperkuat kemandirian ekonomi perempuan muda terus digaungkan oleh Evermos. Kali ini, Evermos bersama Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) melalui departemen ekonomi menghadirkan pelatihan bertema “Menguatkan Keterampilan Ekonomi Digital Perempuan Muda” di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP). Kegiatan ini menjadi lanjutan dari sinergi positif antara Evermos dan Nasyiatul

Selengkapnya »